Pengen Ngetop! Ogah ahh Narsis…

Written by Adam Endvy   // 23 Maret 2012   // 0 Comments

Adalah ini menjadi suatu perkara yang nyatakemudharatannya ditengah – tengah umat muslim, ketika telah datang kehadapan mereka sosok yang termashyur karena ia seorang publik figur yang elok wajah dan penampilannya hingga kemudian iapun bertingkah lakuselayak sosok yang menjadi tauladan baginya.

Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya sekalian artis itu adalah orang – orang yang jahil lagi senantiasa bergelimang dosa, sedang mereka bersuka ria daripadanya. Apabila ia adalah seorang aktor maupunbintang film, maka sesungguhnya..kamu dan sekalian manusia dimuka bumi adalah sekalian aktor jua yangmemerankan perannya masing-masing, dan kelak tiap-tiap kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas apa-apa yang kamu kerkjakan. Sedang orang-orang yang berada dibalik layar itu hanyalah kebohongan belaka, mereka memerankan tentang sesuatu yang bukan diri mereka, amat buruklah atas apa-apa yang mereka ada-adakan yang menjual diri mereka dengan setumpuk uang yang nilainya telah melebihi norma lagi aqidah mereka. Sedang yang sedemikian ini menjadikan kamu lebih banyak mengingat mereka selain daripada ALLAH,  Tidakkah kamu memikirkan?

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda :Dari Abu malik al haris al asy’ari ra. Ia berkata, bahwa RasulullahRasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda :

Kesucian adalah sebagian dari iman, Alhamdulillah memberatkan timbangan , subhanallah wal hamdulillah memenuhi ruangan antara langit dan bumi, shalat adalah nur (cahaya), shadaqah adalah burhan (bukti nyata), sabar adalah pelita, Al Qur’an adalah Hujjah( Pedoman) bagimu dan atasmu , semua orang bekerja sampai ada yang menjual dirinya , sehingga ia menjadi merdeka atau malah celaka. (HR Muslim)

Jika yang engkau idolakan itu adalah seorang alim ulama yang baik akhlaknya lagi berilmu tinggi akan agamanya, niscaya itulah yang lebih baik. Sifat lagi akhlak baik akan perkataan maupun seseorang itu adalah mengandung virus, seumpama dalam pergaulan jikalaulah kamu bergaul dengan orang baik niscaya baiklah kamu sedang jika engkaubergaul dengan orang-orang jahil niscaya jahil pulalah kamu. Demikianlah atas apa-apa yang mereka sifatkan padamuvirus-virus yang bersifat baik maupun buruk telah menular secara perlahan sedang engkau tiada sadar. Maka akhi..lagi ukhti sekaliannya..tiadalah layak bagi seorang yang beriman kepada ALLAH dan Rasul-Nya mengambil tauladan daripada orang – orang yang bathil itu terlebih lagi atas orang-orang yang tiada beriman kepada ALLAH (Kafir).

ALLAH Subhana wa Ta’ala berfirman :

Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. At Taubah : 55

Ingatlah..ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam yang bahkan dijelang ajal beliau menyebut – nyebut lagi memanggil-mangilmu “ummati..ummati..” (ummatku..ummatku..) demikian pula ketika semua manusia telah dikumpulkan pada hari berbangkit kelak, semua nabi dihadirkan kehadapan seluruh manusia untuk menjadi saksi atas apa-apa yang mereka sampaikan. Sekalian nabi itupun gelisah lagi mengkhawatirkan diri mereka karena takut atas kesalahan  yang mereka sampaikan, melainkan hanya ada satu Nabi yang tiada mengkhawatirkan dirinya dan hanya mengkhawatirkan hal yang lain, beliau menyeru dengan  seruan “ummati..ummati” (ummatku..ummatku), dan beliau adalah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Maka akhi..ukhti..layakkah bagimu mengambil tauladan atas orang-orang jahil itu selain daripada beliau, beliau yang begitu mengkhawatirkanmu, memperdulikan aqidah dan keimananmu. Lalu..mengapakah engkau berpaling, sekali-kali..jangalah demikian..agar kamu tiada termasuk pada golongan orang-orang yang apabila ALLAH dan Rasul-Nya telah menyeru mereka kepada kemulian niscaya berkatalah mereka “kami dengar dan kami patuh”, sedang kemudian merekapun berpaling.

Ya akhi..ya ukhti..sesungguhnya idola ( artis ) yang engkau jadikan panutan atas kehidupan ini hanyalah seorang manusia biasa seumpama kamu, hanya saja ALLAH Ta’ala memberikan nikmat yang sedikit lebih darimu atas mereka sebagaiujian dari sisi-Nya. Inilah fitrah manusia yang ALLAH Ta’ala jadikan, keindahan ini hanyalah sementara dan tiadalah yang kembali pada yang haq melainkan dengan petunjuk ALLAH Subhana wa Ta’ala.

Firman ALLAH Ta’ala :

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenanganhidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Ali Imran : 10.

Wallahu A’lam Bish Showab..

http://tausyah.wordpress.com


Tags:

mengidolakan artis

pandangan islam


Similar posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Abdullah bin Mas'ud

ajaran syi'ah

akhlak dikala sakit

Akhlak Rasulullah

akhlak seorang muslim

aktivis dakwah

Alam Jin

Amr bin Ash

aqad kerjasama

aqad perjanjian

Aqidah

bank konvensional

Batu

BBM naik

belajar ikhlas

Berita Islam

bidadari bermata jeli

Bidadari dunia

bidadari surga

cek hadits

Cinta

Cinta Sejati Islami

Eksistensi Jin

faedah mempelajari bahasa arab

fananitk kepada ulama

firqah syi'ah

ghazwul fikr

hari akhir zaman

hari kiamat

Hidayatullah

Hukum Bisnis

hukum islam

hukum meminjam uang di bank

hukum mlm

hukum parcel

Hukum Perayaan Tahun Baru Masehi

hukum pernikahan

hukum riba

ikhlas para salaf

Ikhwan jatuh cinta

Islam Malaysia

jejak islam

kaderisasi dakwah islam

khitbah

Kisah Shahabat

kisah Syaikh Abdul Qaidr Al-Jailani

manajemen diri

Manajemen Qolbu

membagi masakan kepada tetangga

membangun usaha islami

memilih teman yang shalih

mengidolakan artis

menolak pinangan

muslimah

muslimah kuliah

nasehat

nasehat imam syafi'i

Nasihal Ibnul Qayyim

Nikah

nikah yang dilarang syari'at

pandangan islam

pandangan islam tentang kenaikan BBM

pelantikan

pengurus

pergerakan dakwah kampus

Perihal Cinta

perintah berjilbab

qurban

racun hati

Remaja

renungan

riba

Riyadhus Shalihin

saling menasehati dalam kebaikan

sejarah syi'ah

seminar ukki

sertijab

sifat shalat nabi

SII

sii-ukki

sikap kepada pemerintah

Sirah An-nabawi

sirah sahabat

Sirah Shahabat

Studi Islam Intensif

Syarat Sah Mandi Wajib

tahun baru

tentara nazi masuk islam

think positve

tuntunan shalat

ukki stikom

wali nikah

waninat bekerja

Zubair Bin Awwam